Login Form

Perhimpunan Peneliti Bahan Obat Alami (PERHIPBA) didirikan pada tanggal 10 November 1978 di Jakarta. PERHIPBA bertujuan untuk memajukan penelitian bahan obat alami dengan membina suasana yang sehat bagi pertumbuhan dan pengembangan segenap cabang ilmu dan erat kaitannya dengan bahan obat alami, untuk dimanfaatkan bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan rakyat Indonesia, yang diridhai Tuhan Yang Maha Esa.

Semula, keinginan untuk menghimpun para peneliti bahan alami ini karena dirasakan pada saat itu semakin banyak para peneliti dari berbagai institusi yang melakukan penelitian, tinjauan, dan kajian tentang bahan obat alami termasuk tanaman obat. Untuk itu agar dapat dilakukan kerjasama dalam penelitian dan pertukaran informasi penelitian, maka dirasa perlu untuk dibentuk suatu wadah atau forum bersama yang kemudian disepakati bernama PERHIPBA, antara lain didahului dengan Forum Jamu di Bogor, sebagai tindak lanjut dari Simposium Penelitian Tanaman Obat di Bogor pada tahun 1975. Simposium yang diadakan untuk mengenang almarhum Prof. Dr. J. Darman, sebagai guru besar farmakologi Fakultas Kedokteran Hewan yang telah banyak melakukan penelitian tanaman obat tersebut telah mengilhami terbentuknya organisasi para peneliti obat bahan alami ini.

Akhirnya pada pertemuan yang lebih luas yang diadakan di jakarta pada tanggal 10 November 1978, para peneliti tanaman obat sepakat untuk membentuk sebuah organisasi dan dapat menghimpun semua kegiatan penelitian dan pemanfaatan bahan obat alami dengan nama: Perhimpunan Peneliti Bahan Obat Alami (PERHIPBA).

Pendiri PERHIPBA adalah para peneliti yang sangat besar minatnya dalam pemanfaatan bahan alam di Indonesia sebagai obat, antara lain: Drh. Budiman P.; Drs. B. Zulkarnain; Dr. Hendra Utama; Dr. Sardjono O. Santoso; dan Drs. J. A. Kawira.