Selasa, 16 Maret 2021
SEJARAH PERHIPBA |
|
Perhimpunan
Peneliti Bahan Obat Alami (PERHIPBA) didirikan pada tanggal 10 November 1978 di
Jakarta. PERHIPBA bertujuan untuk memajukan penelitian bahan obat alami dengan
membina suasana yang sehat bagi pertumbuhan dan pengembangan segenap cabang
ilmu dan erat kaitannya dengan bahan obat alami, untuk dimanfaatkan bagi
peningkatan kesehatan dan kesejahteraan rakyat Indonesia, yang diridhoi Tuhan
Yang Maha Esa. Semula,
keinginan untuk menghimpun para peneliti bahan alami ini karena dirasakan pada
saat itu semakin banyak para peneliti dari berbagai institusi yang melakukan
penelitian, tinjauan, dan kajian tentang bahan obat alami termasuk tanaman
obat. Untuk itu agar supaya dapat dilakukan kerjasama dalam penelitian dan
pertukaran informasi penelitian, maka dirasa perlu untuk dibentuk suatu wadah
atau forum bersama yang kemudian disepakati bernama PERHIPBA. Berbagai kegiatan
telah dilakukan sebelum terbentuknya PERHIPBA, yang antara lain didahului
dengan Forum Jamu di Bogor, sebagai tindak lanjut dari Simposium Penelitian
Tanaman Obat di Bogor pada tahun 1975. Simposium yang diadakan untuk mengenang
almarhum Prof. Dr. J. Darman, seorang guru besar farmakologi Fakultas
Kedokteran Hewan yang telah banyak melakukan penelitian tanaman obat tersebut
telah mengilhami terbentuknya banyak organisasi para peneliti bahan obat alami
ini. Akhirnya
pada pertemuan yang lebih luas yang diadakan di Jakarta pada tanggal 10 November
1978, para peneliti tanaman obat sepakat untuk membentuk sebuah organisasi dan
dapat menghimpun semua kegiatan penelitian dan pemanfaatan bahan obat alami
dengan nama: Perhimpunan Peneliti Bahan Obat Alami (PERHIPBA).
Pendiri
PERHIPBA adalah para peneliti yang sangat besar minatnya dalam pemanfaatan
bahan alam di Indonesia sebagai obat dan bahan obat, yang antara lain adalah:
Drh. Budiman P., Drs. B. Dzulkarnain, Dr. Hendra Utama, Dr. Sardjono O.
Santoso, dan Drs. J.A. Kawira. |