Perhimpunan Peneliti Bahan Obat Alami

The Indonesian Association of Natural Drugs Researchers
Rabu, 30 Oktober 2019
Anggaran Dasar

ANGGARAN DASAR

PERHIMPUNAN PENELITI BAHAN OBAT ALAMI

 

MUKADIMAH

 

Sesungguhnya berkat Rakhmat Tuhan Yang Maha Esa, Bangsa Indonesia yang merdeka, berhak dan berkewajiban mengisi kemerdekaannya untuk mencapai masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

 

Adanya kelompok-kelompok profesi yang mempunyai minat bersama untuk memajukan pemanfaatan bahan obat alami, memerlukan perpaduan dalam melakukan kegiatan dan usahanya.

 

Menyadari besarnya nilai bahan obat alami warisan nenek moyang dalam kebudayaan bangsa perlu digali, dipelihara, dikembangkan dan dilestarikan sehingga penggunaannya mempunyai landasan ilmiah dan rasional.

 

Menyadari makin banyaknya masalah yang bersangkutan dengan bahan obat alami yang harus diteliti, mulai dari pelestarian bahan baku, kemurnian bahan, kandungan kimia, kemungkinan khasiat, potensi sampai kepada penggunaan dan pemasarannya, serta makin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan bahan obat alami pada umumnya, maka penanganan terpadu berorientasi kepada kebijakan yang telah ditetapkan Pemerintah perlu dilaksanakan.

 

Terdorong oleh kebutuhan meningkatnya kerjasama yang baik antara para ahli dari berbagai bidang ilmu pengetahuan, serta rasa tanggung jawab dan kewajiban untuk mengamalkan ilmu guna kepentingan masyarakat, maka perlu dibentuk suatu wadah untuk koordinasi, informasi dan inventarisasi penelitian bahan obat alami dengan anggaran dasar sebagai berikut :

 

 

BAB I

Nama, Waktu dan Tempat Kedudukan

 

Pasal 1

 

Organisasi ini bernama Perhimpunan Peneliti Bahan Obat Alami disingkat PERHIPBA (The Indonesian Association of Natural Drugs Researchers).

Pasal 2

 

Organisasi ini didirikan di Jakarta pada tanggal 18 November 1978 untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.

 

Pasal 3

 

Sekretaris Jenderal organisasi ini berkedudukan tetap di pusat pemerintahan RI.

 

BAB II

Azas

 

Pasal 4

 

PERHIPBA berazas tunggal Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

 

BAB III

Sifat, Tujuan dan Usaha

 

Pasal 5

 

PERHIPBA berlandaskan keilmuan dan kekaryaan.

 

Pasal 6

 

PERHIPBA bertujuan untuk memajukan penelitian bahan obat alami dengan membina suasana yang sehat bagi pertumbuhan dan pengembangan segenap cabang ilmu dan erat kaitannya dengan bahan obat alami, untuk dimanfaatkan bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan rakyat Indonesia, yang diridhoi Tuhan Yang Maha Esa.

 

Pasal 7

 

Untuk mencapai tujuan ini PERHIPBA akan menyelenggarakan pertemuan-pertemuan ilmiah secara berkala serta sarana komunikasi lainnya, membantu mengusahakan peningkatan kemampuan para peneliti dan mutu penelitiannya, serta meningkatkan terjalinnya hubungan kerjasama antara sesama anggota pada tingkat Daerah, Nasional maupun Internasional.

 

 

 

BAB IV

Bentuk Organisasi

 

Pasal 8

 

PERHIPBA merupakan suatu kesatuan organik yang berdiri sendiri dan terdiri dari atas anggota-anggota dan dikelola oleh suatu Dewan Pengurus. Di tiap-tiap kota atau tempat dapat dibentuk suatu komisariat untuk melancarkan penggalangan kegiatan penelitian dan menumbuhkan kerjasama sesama anggota.

 

 

BAB V

Dewan Pengurus

 

Pasal 9

 

Dewan Pengurus PERHIPBA terdiri dari Ketua Umum, Ketua Pengganti, Sekretaris Umum, Sekretaris Harian, Bendahara, dan beberapa Ketua Bidang.

 

 

BAB VI

Keanggotaan

 

Pasal 10

 

Anggota PERHIPBA terdiri dari Anggota Kehormatan, Anggota Biasa, dan Anggota Luar Biasa.

 

Pasal 11

 

Anggota PERHIPBA adalah warga negara Indonesia.

 

Pasal 12

 

Warga Negara Asing dapat menjadi anggota PERHIPBA dengan persetujuan Muktamar atas usul Pengurus Komisariat.

 

Pasal 13

 

Anggota PERHIPBA bersifat aktif.

 

Pasal 14

 

Keanggotaan PERHIPBA berakhir

a.      Atas permintaan sendiri

b.      Karena diberhentikan

c.       Karena menanggalkan kewarganegaraan Indonesia

d.      Karena meninggal dunia

 

BAB VII

Rapat-Rapat dan Kegiatan

 

Pasal 15

 

Secara berkala PERHIPBA mengadakan Muktamar dan menyelenggarakan pertemuan-pertemuan ilmiah.

 

Pasal 16

 

Muktamar PERHIPBA merupakan kekuasaan tertinggi PERHIPBA.

 

 

BAB VIII

Lambang Organisasi

 

Pasal 17

Lambang dan bendera PERHIPBA ditentukan dalam Muktamar.

 

 

BAB IX

Kekayaan Organisasi

 

Pasal 18

 

Kekayaan PERHIPBA berasal dari uang pangkal, uang iuran, sumbangan yang tidak mengikat, dan pendapatan-pendapatan lain yang diperoleh secara sah.

 

 

 

 

 

 

BAB X

Pengubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga

 

Pasal 19

 

Pengubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PERHIPBA hanya dapat dilakukan oleh Muktamar yang khusus diadakan untuk maksud tersebut.

 

Pasal 20

 

Bilamana PERHIPBA dibubarkan, maka segala sesuatu mengenai perlimpahan kekayaan, hutang piutang dan lain-lain diputuskan dalam Muktamar khusus tersebut.

 

BAB XI

Penutup

 

Pasal 21

 

Hal-hal yang tidak tercantum dalam Anggaran Dasar akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

 

Pasal 22

 

Anggaran Dasar PERHIPBA ini disahkan oleh Muktamar PERHIPBA yang ke IV yang diadakan di Jakarta pada tanggal 18 November 1988, jam 23.00, dengan perubahan terakhir pada Muktamar PERHIPBA ke X di Semarang pada tanggal 25 November 2005.

 

 

Semarang, 25 November 2005

 

Ketua Pengganti,

 

 

ttd

 

Dr. Maksum Radji, M.Biomed

Ketua,

 

 

ttd

 

Dr. H. M. Masjhoer, MS.Med.SpFK

Prosiding
Event

Simposium Penelitian Tanaman Obat VII dan Muktamar PERHIPBA V.

Simposium Penelitian Tanaman Obat VII dan Muktamar PERHIPBA V.

6 bulan yang lalu

Simposium Penelitian Bahan Obat Alami VIII dan Muktamar PERHIPBA VI

Simposium Penelitian Bahan Obat Alami VIII dan Muktamar PERHIPBA VI

6 bulan yang lalu

Simposium Penelitian Bahan Obat Alami XIV dan Muktamar PERHIPBA XI

Simposium Penelitian Bahan Obat Alami XIV dan Muktamar PERHIPBA XI

6 bulan yang lalu